kpud-pacitankab.go.id Bandung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) menggelar Rapat Sosialisasi Kebijakan Pengadaan Logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 Berbasis E-Procurement di Bandung. Bertempat di The Trans Luxury Hotel, rapat sosialisasi digelar dalam 2 gelombang. Gelombang 1 dimulai tanggal 4 – 6 September dan dilanjutkan gelombang 2 tanggal 6 – 8 September.

Rapat diikuti oleh Kepala Sub Bagian (KASUBAG) Keuangan, Umum, dan Logistik serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Rapat diawali dengan sambutan selamat datang dari Ketua KPU Provinsi Jawa Barat dan dilanjutkan dengan tarian pembuka “Rampak Kendang”.

Selanjutnya penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Biro Logistik KPU RI Purwoto yang menyampaikan tentang tujuan dilaksanakan kegiatan, yaitu agar terwujudnya pelaksanaan kegiatan pengadaan logistik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Acara dibuka oleh Pramono Ubay, Komisioner KPU RI Divisi Logistik, mewakili Ketua KPU RI menyampaikan bahwa logistik merupakan point penting yang menunjang suksesnya pemilu, bukan sebagai pelengkap pemilu “logistik merupakan sarana konversi, yang bisa merubah suara menjadi kursi. Suara dari pemilih tidak akan jadi “kursi” bila tidak ada surat suara yang dicoblos” paparnya. Acara dibuka dengan ditandai suara riuhnya bunyi angkung.

Agenda lainnya dalam 3 hari sosialisasi antara lain: Gambaran umum pengadaan logistik pemilu 2019 (disampaikan oleh Wakil Kepala Biro Logistik KPU RI), sosialisasi peraturan Presiden No.16 tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah oleh  LKPP, sosialisasi program katalog nasional pemilu 2019 oleh LKPP dan Biro Logistik, pencegahan tindak pidana korupsi dalam pengadaan logistik pemilu 2019 oleh KPK, BPK, Kejaksaan Agung, sosialisasi kebijakan pengadaan, pendelegasian kewenangan pengadaan, keputusan KPU tentang jumlah kebutuhan dan spesifikasi teknis logistik pemilu, dan jadwal pengadaan logistik pemilu 2019 oleh biro logistik, dan bimbingan teknis e-procurement : sirup, e-katalog, dan e-tendering oleh LPSE KPU.

Pita

http://www.kpud-pacitankab.go.id/wp-content/uploads/2018/09/WhatsApp-Image-2018-09-07-at-08.24.56-1024x484.jpeghttp://www.kpud-pacitankab.go.id/wp-content/uploads/2018/09/WhatsApp-Image-2018-09-07-at-08.24.56-150x150.jpegAdminBerita KPUkpud-pacitankab.go.id Bandung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) menggelar Rapat Sosialisasi Kebijakan Pengadaan Logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 Berbasis E-Procurement di Bandung. Bertempat di The Trans Luxury Hotel, rapat sosialisasi digelar dalam 2 gelombang. Gelombang 1 dimulai tanggal 4 - 6 September dan dilanjutkan gelombang 2 tanggal...Pemilih Berdaulat Negara Kuat